Green Times – Macan dahan mendiami wilayah yang cukup luas, membentang dari kaki bukit Himalaya, menyusuri hutan hujan tropis Asia Tenggara, hingga ke bagian selatan Tiongkok.
Mereka adalah pemanjat ulung di hutan, alam, dengan struktur tubuh yang memungkinkan mereka bergelantungan layaknya primata.
Cakar tajam, ekor panjang untuk menjaga keseimbangan, dan gigi taring yang besar menjadikan mereka predator tangguh di antara rerimbunan pepohonan.
Namun, populasi mereka di alam liar saat ini diperkirakan kurang dari 10.000 individu. Bahkan di beberapa wilayah seperti Taiwan, macan dahan telah dinyatakan punah lokal.
Tak hanya ancaman pemburuan, perubahan lanskap hutan menjadi ladang kelapa sawit, tambang, dan kawasan industri turut mempersempit ruang hidup mereka. (Hery Buha Manalu)


