Opini & Refleksi

Reformasi Belum Selesai, Suara Mahasiswa, Keadilan Sosial, dan Masa Depan Demokrasi Indonesia

Oleh : Hery Buha Manalu Indonesia kembali mendengar suara mahasiswa. Suara itu datang dari jalanan, ruang kelas, media sosial, mimbar kampus, dan percakapan kecil di antara anak-anak muda yang mulai gelisah melihat keadaan. Mereka berbicara tentang harga kebutuhan hidup yang terasa...

Satu Tumbler dan Doa untuk Negeri

Oleh : Hery Buha Manalu Ada kalanya sebuah negeri tidak rusak oleh bencana besar saja, melainkan oleh kebiasaan kecil yang dibiarkan berulang, sampah yang dibuang sembarangan. Pastik sekali pakai yang dianggap wajar. Hidup praktis yang makin memanjakan diri, tetapi pelan-pelan menggerus...

Sirkulasi Anugerah, Reboisasi Kosmik dari Bukit Golgota

​Oleh: Hery Buha Manalu ​Di dunia yang kian gersang oleh pragmatisme, sebuah narasi purba tentang kayu dan kehidupan kembali menyeruak ke permukaan. Bukan tentang penebangan hutan tropis atau sengketa lahan, melainkan tentang sebuah ambisi metafisis yang jauh lebih besar, "Reboisasi...

Getah Salib, Rahasia Pohon Kehidupan di Bukit Golgota

Oleh: Hery Buha Manalu ​Salib Pohon Kehidupan kini menjadi diskursus hangat dalam memaknai Jumat Agung. Di balik kayu yang kering dan kasar, tersimpan sebuah narasi tentang "Aliran Getah" kasih yang tidak pernah berhenti mengalir. Fenomena spiritual ini mengajak kita melihat kematian...

Iman di Tengah Kekuasaan, Politik dan Demokrasi sebagai Panggilan Etis Orang Kristen

Oleh : Hery Buha Manalu Politik dan demokrasi kerap dipandang sebagai wilayah yang kotor, penuh intrik, dan jauh dari nilai-nilai iman. Akibatnya, tidak sedikit orang Kristen memilih sikap menjauh, apatis, atau sekadar menjadi penonton. Padahal, dalam perspektif iman Kristen, politik dan...

Masyarakat Madani, Iman yang Dewasa, Warga yang Berkeadaban

Oleh : Hery Buha Manalu Masyarakat madani bukan sekadar istilah akademik atau jargon kebijakan publik. Ia adalah gambaran tentang suatu komunitas yang hidup secara dewasa, beradab, dan bertanggung jawab, baik di hadapan sesama manusia maupun di hadapan Tuhan. Dalam konteks iman...

Retaknya Nilai, Martabat Manusia, dan Panggilan Iman, Membaca Krisis Nilai dan Isu LGBT dengan Nurani Kristiani

Oleh : Hery Buha Manalu Di ruang publik hari ini, isu LGBT sering muncul bukan sekadar sebagai perdebatan identitas seksual, melainkan sebagai tanda krisis nilai yang lebih dalam. Kita hidup di zaman ketika batas antara kebebasan dan kebenaran menjadi kabur, antara...

Iman yang Merangkul, Damai yang Mengakar, Kerukunan Umat Beragama sebagai Kesaksian Kristen di Ruang Publik

Oleh : Hery Buha Manalu Kerukunan umat beragama bukan sekadar tema seremonial atau jargon kebijakan publik. Ia adalah denyut kehidupan bersama, terutama di Indonesia yang dibangun di atas kemajemukan iman, budaya, dan sejarah. Dalam konteks ini, iman Kristen dipanggil bukan untuk...

Di Balik Layar Gawai, Teknologi, Media Sosial, dan Taruhan Masa Depan Warga Negara

Oleh : Hery Buha Manalu Teknologi dan media sosial kini bukan sekadar alat bantu kehidupan, melainkan telah menjelma menjadi ruang hidup baru manusia modern. Di ruang inilah pikiran dibentuk, emosi digerakkan, dan sikap sosial-politik dipengaruhi. Dari bangku kuliah hingga ruang publik,...

Mahasiswa di Garis Depan Sejarah, Penjaga Akal Sehat, Penekan Kekuasaan, dan Perawat Pancasila

Oleh : Hery Buha Manalu Mahasiswa selalu berada di persimpangan penting sejarah Indonesia. Mereka bukan penonton yang berdiri di pinggir lapangan, melainkan aktor yang kerap masuk ke tengah gelanggang ketika bangsa ini kehilangan arah. Dari pergerakan nasional, pergolakan 1966, hingga reformasi...

Utang Luar Negeri Aman: Indonesia Catat Pertumbuhan Terkendali April 2026

Green Times - Utang luar negeri Indonesia menunjukkan kinerja yang stabil dan terjaga pada April 2026. Total posisi utang tercatat...