Konservasi & Lingkungan

Petualangan Sibuatan, Ekspedisi Sunyi Menyentuh Kebesaran Tuhan

Oleh : Yosafat Silitonga, Pusat Study Alam, Budaya dan Kebangsaan untuk Indonesia (Pusaka) Gunung Sibuatan menjadi simbol petualangan yang tidak hanya menguji fisik, tetapi juga menggugah batin. Mendaki gunung tertinggi di Sumatera Utara ini bukan sekadar perjalanan melelahkan atau soal seberapa...

Menemukan Diri Sendiri di Tengah Alam

Green Times - Momen survival di alam bebas tidak sekadar soal membuat api atau mendirikan tenda. Lebih dari itu, ia adalah proses menemukan dan mengenal sisi terdalam diri sendiri. Saat berada di tengah hutan yang sunyi, di balik kabut gunung,...

Untuk Macan Dahan, Apa yang Bisa Kita Lakukan?

Green Times - Untuk Macan Dahan, upaya sebagai masyarakat global, kita semua bisa ambil bagian dalam pelestariannya bahkan dari rumah: 1. Sebarkan Informasi: Menggunakan media sosial membagikan pengetahuan tentang Hari Macan Dahan dan pentingnya pelestarian satwa liar. 2. Dukung Lembaga Konservasi: Berkontribusi melalui...

Konservasi Lokal Antara Tantangan dan Harapan

Green Times - Indonesia memiliki peran krusial dalam konservasi macan dahan karena menjadi salah satu rumah utama spesies ini. Khususnya macan dahan Borneo (Neofelis diardi borneensis) yang bahkan dianggap spesies tersendiri dan lebih langka lagi dibanding kerabatnya di daratan Asia yang...

Macan Dahan dan Konservasi Global

Green Times - Dalam peta konservasi global, macan dahan masuk dalam daftar Rentan (Vulnerable) oleh IUCN (International Union for Conservation of Nature). Status ini menandakan bahwa spesies Macan Dahan, ini memiliki risiko tinggi menuju kepunahan jika tren penurunan populasi tidak segera dihentikan. Beberapa...

Menelusuri Jejak Sang Macan Dahan

Green Times - Macan dahan mendiami wilayah yang cukup luas, membentang dari kaki bukit Himalaya, menyusuri hutan hujan tropis Asia Tenggara, hingga ke bagian selatan Tiongkok. Mereka adalah pemanjat ulung di hutan, alam, dengan struktur tubuh yang memungkinkan mereka bergelantungan layaknya primata. Cakar...

Kesawan Bukan Ruang Mati, Tapi Masa Depan Kota

Green Times | Medan : Kesawan akan menjadi usang jika dibiarkan kosong dan tak bersuara. Tapi ia bisa terus relevan jika menjadi ruang dinamis yang terbuka untuk ide-ide baru. Kesawan harus menjadi ruang bagi dialog, antara sejarah dan masa kini, antara estetika...

Alam dan Budaya, Dua Saudara Tak Terpisahkan di Tanah Toba

Oleh ; Hery Buha Manalu Alam dan budaya seperti dua saudara, Tanah Toba bukan sekadar hamparan hijau dan danau biru yang memikat mata. Ia adalah ruang hidup tempat budaya dan alam tumbuh dari akar yang sama. Di sini, pepohonan tidak hanya...

Gemuruh Laju Kota, Urban Farming sebagai Gaya Hidup Adaptif dan Berkelanjutan

  Green Times - Dalam derasnya modernitas dan gemuruh laju kota, ada satu gerakan senyap yang tumbuh dari bawah, urban farming. Bukan sekadar tren hobi, ia mulai menjelma menjadi bagian dari budaya hidup baru, budaya yang lebih membumi, sadar akan...

Hijaukan Pikiran dengan Urban Farming dan Energi Baru Generasi Muda

Green Times - Di balik kesibukan mahasiswa menghadapi tugas kuliah, skripsi, atau kerja part-time, ada gelombang baru yang mulai menyusup ke ruang-ruang berpikir hijau generasi muda Kota Medan, keinginan untuk hidup lebih ramah lingkungan, lebih mandiri, dan lebih terkoneksi dengan...

Kartini Kekuatan Perempuan, Themis Simaremare Jadi Bukti Nyata Perjuangan Tanpa Henti

Green Times - Kartini kekuatan perempuan kembali terasa kuat dalam peringatan Hari Kartini. Momen ini tidak hanya menjadi seremoni tahunan,...