Green Times – Indonesia memiliki peran krusial dalam konservasi macan dahan karena menjadi salah satu rumah utama spesies ini.
Khususnya macan dahan Borneo (Neofelis diardi borneensis) yang bahkan dianggap spesies tersendiri dan lebih langka lagi dibanding kerabatnya di daratan Asia yang harusnya mulai tindakan konservasi.
Namun, di tanah air, upaya ini masih menghadapi tantangan serius.
Kurangnya data dan riset mengenai populasi dan pola hidup macan dahan di habitat aslinya.
Minimnya pendidikan tentang hal ini pada masyarakat lokal, khususnya di sekitar kawasan hutan.
Perambahan hutan dan konflik manusia-satwa liar yang semakin meningkat.
Walaupun begitu, harapan tetap menyala. Indonesia telah berkolaborasi dengan masyarakat adat dan pemerintah untuk memetakan kawasan habitat dan mengedukasi warga sekitar tentang pentingnya hal itu. (Hery Buha Manalu)


