Green Times | Medan :
Kesawan akan menjadi usang jika dibiarkan kosong dan tak bersuara. Tapi ia bisa terus relevan jika menjadi ruang dinamis yang terbuka untuk ide-ide baru.
Kesawan harus menjadi ruang bagi dialog, antara sejarah dan masa kini, antara estetika dan fungsi, antara generasi tua dan muda.
Jika hanya direnovasi tanpa diisi, ia akan kembali sepi. Tapi jika terus dirawat dengan aktivitas seni, pasar rakyat, diskusi budaya.
Dengan pelibatan komunitas, tentunya akan tetap hidup, dan bermakna sebagai nadi kota Medan yang sejati. (Hery Buha Manalu)


