Green Times – Bayangkan jika setiap rumah, apartemen, dan kantor memiliki balkon produktif. Kota akan menjadi mosaik hijau yang seimbang dan hidup.
Kita tak perlu lagi bergantung sepenuhnya pada distribusi pangan dari luar kota, yang rentan macet atau terganggu, keseimbangan alam perlu dijaga.
Kita bisa mengurangi limbah dapur, mengolah kompos sendiri, dan merasakan kemandirian yang autentik.
Pemerintah kota bisa mendorong gerakan ini dengan membuat lomba kebun balkon, insentif bagi warga yang produktif, atau menyediakan pelatihan daring tentang bercocok tanam.
Jangan lupa, urban farming juga bisa jadi bagian dari kurikulum sekolah, karena anak-anak masa depan harus tahu bahwa makanan tak lahir dari rak supermarket. (Hery Buha Manalu)


