BerandaEkonomi BisnisMenggeliatkan Ekonomi Jember, Menembus Pasar Pariwisata Dunia

Menggeliatkan Ekonomi Jember, Menembus Pasar Pariwisata Dunia

Green Times –  Menggiatkan Ekonomi Jember Fashion Carnival (JFC) 2025 menjadi momentum strategis untuk membawa pariwisata Jember ke panggung dunia, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis industri kreatif dan komunitas. Ajang tahunan ini telah menjadi identitas Jember sejak 2003, dan kini terus berkembang menjadi magnet wisatawan nusantara maupun mancanegara.

Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Enik Ermawati, akrab disapa Ni Luh Puspa, mengatakan JFC 2025 tidak hanya memperkuat citra pariwisata Jember, tetapi juga menggerakkan perekonomian lokal secara luas. “JFC masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN), sebuah program promosi event unggulan berbasis kearifan lokal yang mampu mendorong pergerakan wisatawan dan pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya, Minggu (10/8/2025).

Event berskala internasional ini memberikan efek ganda (multiplier effect) bagi ekonomi Jember. Ratusan pelaku UMKM lokal di sektor fashion, kuliner, kerajinan, hingga perhotelan mendapat lonjakan permintaan berkat ribuan wisatawan yang hadir. Data tahun-tahun sebelumnya menunjukkan mampu mendongkrak okupansi hotel hingga 90%, meningkatkan perputaran uang di sektor perdagangan, dan membuka peluang kerja sementara maupun permanen.

Lebih jauh, melibatkan koperasi desa di sekitar Jember untuk mendukung desa wisata berbasis komunitas. Kolaborasi ini diarahkan untuk terhubung dengan Koperasi Merah Putih, salah satu Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo-Gibran, sehingga koperasi desa dapat memperkuat tata kelola ekonomi lokal, menciptakan lapangan kerja berkualitas, dan mengurangi kemiskinan secara berkelanjutan.

Bupati Jember, Muhammad Fawait, menegaskan komitmen penuh dalam menyukseskan JFC 2025 yang mengusung tema “EVOLUXION.” Menurutnya, bukan sekadar atraksi budaya, tetapi motor pembangunan ekonomi kreatif yang berdampak langsung pada pendapatan masyarakat. “Tahun ini kami menargetkan JFC menjadi yang terbesar dalam sejarah, dan tahun depan harus lebih besar lagi,” ujarnya.

Baca Juga  JFC 2025 Perkuat Citra Pariwisata Jember ke Panggung Dunia

Dengan dukungan Kemenparekraf, pemerintah daerah, komunitas kreatif, dan koperasi desa, JFC 2025 diharapkan menjadi model pengembangan event berbasis ekonomi kerakyatan yang mampu bersaing di tingkat global, sekaligus memperluas manfaat ekonomi bagi masyarakat dari desa hingga kota. (Hery Buha Manalu)

Google

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read