Green Times – Macan dahan memiliki corak bulu khas menyerupai awan yang membantu mereka berkamuflase di tengah hutan lebat.
Mereka mampu menyatu dengan lingkungan alam untuk menghindari bahaya atau mendekati mangsa tanpa terdeteksi.
Filosofinya, ini menggambarkan pentingnya kebijaksanaan dalam memilih kapan harus tampil dan kapan harus menyatu.
Dalam kehidupan, tak semua situasi menuntut kita menjadi pusat perhatian. Menyatu dengan lingkungan, dalam setiap gerak, ketepatan dan kecepatan dalam alam. Sesuatu yang mungkin saat ini sudah hilang dari keseharian kita.
Kamuflase alam, Macan Dahan, memperlihatkan manusia sudah tidak menyatu lagi dengan lingkungannya.
Ada kalanya kita perlu menjadi bijak dengan menyatu, bukan menonjol. Seperti macan dahan, kita belajar untuk tidak selalu frontal, tetapi cerdas dalam menyikapi keadaan
Mengajarkan kepada kita bahwa keseimbangan perlu tetap dirawat dan dipertahankan yaitu menyeimbangkan antara keberanian dan kehati-hatian. (Hery Buha Manalu)


