BerandaParawisataDe Boer Weekend Market, Melebihi Sekadar Bazar

De Boer Weekend Market, Melebihi Sekadar Bazar

Green Times | Medan :

Apa yang membedakan De Boer Weekend Market dari bazar biasa? Jawabannya adalah konteks dan jiwa ruangnya.

Di tengah bangunan kolonial yang menua, acara ini menyuntikkan energi baru yang segar, positif, dan inklusif, De Boer Weeken Market anggun menyapa masyarakat.

Ada musik akustik, pertunjukan tari tradisional, diskusi budaya, dan tentu saja deretan kuliner khas dari seluruh nusantara yang menggoda selera.

Penampilan Delon, artis jalanan lokal Medan, menjadi salah satu simbol semangat ini. Dengan membawakan lagu-lagu Melayu Deli, Karo, dan Batak Pop, ia bukan hanya menghibur.

Ia sedang menghidupkan kembali identitas akustik kota, yang sering kali terkubur di balik bising musik digital.

Kuliner yang dijajakan pun bukan sembarang jajanan. Ada bolu kamboja, mie sop Medan, sate Padang, bika ubi, nasi udang USA, dan lainnya, semuanya membawa kisah, cita rasa lokal, dan nilai historis yang melekat.

Ketika pengunjung mencicipi makanan, mereka juga sedang mengunyah sejarah yang hidup dan dibagikan lewat rasa. (Hery Buha Manalu)

Baca Juga  Pariwisata Butuh Ilmu: Kemenpar Rilis Tiga Karya Ilmiah untuk Transformasi Pariwisata Indonesia”

Google

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read